Pindah Alamat

24 03 2009

tikus

tidak mengurangi rasa hormat…..

Blog saya untuk sementara pindah ke alamat ini..disini

Kunjungi ya….

Tuyi akan senantiasa silaturohim

jika saling kunjung mengunjungi

Salam Ngeblog… :P

Photobucket





Jangan Mencontreng

21 03 2009

Ada event bersejarah di bulan April 2009 nanti.

Pertama berlangsungnya Pesta Demokrasi di negara ini berupa PEMILU yang akan diselenggarakan tanggal 9 April 2009, dan event yang kedua adalah pelaksanaan Ujian Nasional untuk tingkat SMA/SMK yang berlangsung pada tanggal 20-22 April 2009 mendatang. Dimana peserta Ujian SMA/SMK adalah mayoritas peserta pemilih pemula dalam PEMILU 2009  nanti.

Oleh karena itu saya selaku pemerhati pendidikan menghimbau kepada temen-temen Blogger yang berkecimpung langsung dalam pendidikan sepert Pa’ Marsudiyanto, Pa Sawali Tuhusetya atau lainya serta  Siswa-siswi yang pada mau ikut UAN, jangan sampai salah memilih dalam PEMILU nanti dengan cara mencontreng salah satu nama Caleg yang fotonya paling narsis/ yang paling anda sukai.

Sedangkan dalam UAN nanti dengan cara melingkari bulatan jawaban dengan pensil 2B hitam penuh. Jangan salah penempatan jawaban dalam menjawab nanti di UAN. Maka dari itu jangan dicontreng untuk menjawab di event UAN nanti. Karena kalo Siswa/siswi melakukan hal mencontreng maka jawabannya tidak akan benar alias salah semua dan bisa tidak lulus Ujian . Otomatis nanti akan tertunda kelulusannya dan menghambat cita-cita siswa/siswi semua.

Hal ini saya sampaikan karena saya peduli pendidikan nasional dan kurang peduli dengan partai-partai sekarang ini. Kalopun dari siswa/siswi yang melakukan salah contreng ataupun mencontreng lebih dari satu kali, atau tidak mencontreng sekalipun surat suara akan tidak sah, hal ini secara individu tidak akan mempengaruhi masa depan Siswa/siswi semua.

Oleh karena itu Porsi untuk siswa/siswi yang akan mengikuti UAN dan Pemilu lebih harusnya lebih ditekankan membulatkan jawaban yang benar dan bukan mencontreng pilihan yang belum tentu benar.

Saya lebih mengedepankan bulatkan yang benar daripada mencontreng yang belum tentu benar . Pada temen-temen yang berkecimpung di dunia pendidikan. Gimana dengan Anda…?

Yang ini jangan dicontreng tapi dibulatkan hitam

Yang ini jangan dicontreng tapi dibulatkan hitam saja

Nah nyang ini dicntreng jangan dibulatkan

Nah nyang ini dicontreng jangan dibulatkan





Gigi emas mo dijual

16 03 2009

Sepulang dari kantor, saya dan istri  mampir di toko emas ” Pari Jaya ” yang ada di kotaku untuk membelikan anting buat  Putriku yang paling cantik di rumah kecilku.

Sedari dulu Putri belum pernah saya pakaikan perhiasan, baik kalung maupun anting dari emas, karena saya khawatir hilang. Banyak tetangga yang bilang kalo anaknya cewe’ tidak dipakein perhiasan nanti gedenya jadi tomboy (katanya) Ada yang bilang lagi wong Bapak Ibunya Pegawai Kok anak cewenya tidak ada sedikitpun perhiasan untuknya kasian amat sih (ini juga katanya). Banyak tetangga yang menggunjing  negatip kepada saya dan keluarga. Sebenarnya saya sih acuh saja, tapi istriku tidak bisa acuh seperti saya.

Mumpung kemarin dapat rejeki lebih saya dan istri  berniat untuk membelikan perhiasan untuk Putriku.

Singkat cerita setelah saya dan istri masuk ke toko emas itu, istri saya langsung pilih-pilih anting maupun kalung untuk Putriku. Disaat  sedang memilih perhiasan, ada Ibu-ibu muda masuk ke toko emas itu dan langsung melihat-lihat ke sekeliling toko. Kemudian  karena gelagat yang kurang mengenakan Si Pelayan Toko tidak sungkan-sungkan menegur ke Ibu-ibu tersebut.

Maaf…. Ibu mau membeli emas…apa menjual..? ” Tanya Pelayan Toko

Mau menjual Mba…? ” Jawab Si Ibu

Mendengar jawaban Si Ibu, pelayan tokonya bingung mau jual emas kok ngga’ ada yang dipake baik gelang, kalung,  giwang ataupun lainnya.

Mana Bu barangnya…ada surat-suratnya ngga..?” Tanya Pelayan

Mendengar pertanyaan dari Pelayan Toko si Ibu langsung nyamperin dan langsung mangap di depannya sambil nunjuk-nunjuk ke arah gigi gerahamnya.

aa…aa….aa……aa…..aa…” begitu jawab si Ibu

Setelah mingkem kemudian Dia melanjutkan…

Ngga ada surat-suratnya Mba...” begitu dia melanjutkan

Yang mana Bu..saya belum begitu jelas…” Jawab Pelayan Toko

Kembali si Ibu mengap-mangap lagi untuk menunjukkan gigi emasnya.

Mendengar percakapan Pelayan Toko dan Ibu saya juga pengin ngeliat gigi emasnya si Ibu tadi.

Yang mana Bu…kok ngga’ kelihatan...?” Tanyaku

Si Ibu tadi kembali mangap lagi…

Istriku juga pengin lihat….

Kembali si Ibu mangap lagi…. (soalnya ibu tadi juga tau kalo giginya emas asli untuk meyakinkan pembeli)

Ohw…saya paham Bu, cabut dulu Bu di Tukang gigi soalnya disini ga’ ada tang tuk cabut gigi emasnya...” Jawab pelayan

Mendengar jawaban si  Pelayan Toko Si Ibu ngga protes dan langsung ngeluyur keluar tuk cari tukang gigi terdekat.

Percakapan Ibu dan pelayan toko membuat saya dan istri hanya tersenyum  (dalam hatiku berkata ada-ada saja..) dan melanjutkan transaksi untuk membeli antingnya si Putri. :P

Nih giginya...tapi ga' ada surat

Nih giginya...pake emas putih tapi ga' ada surat

Kalo Ibu-ibu tadi yang mo jual gigi emas membaca postingan ini, sekali lagi tuyi minta mangap Bu....eh salah ma'ap ya Bu....,Bukan bermaksud ngerjain Sampeyan... :mrgreen: 




Jalan-jalan dengan Si “Londo”

12 03 2009

Kegemaranku setelah istirahat dirumah sepulang dari kantor adalah jalan-jalan keliling  kota naik sepeda kesayanganku si “Londo”. Londo adalah julukan (nama) sepeda tuaku yang sering menemaniku keliling kota di saat-saat waktu senggangku. Kunamai  si “Londo” karena emang sepedaku sudah tua dan katanya dibuat saat-saat jaman penjajahan Belanda dulu. Tetapi walopun sudah tua Londo masih enak untuk dikendarai remnya pakem dan masih unik (orisinil)  sehingga siapapun yang ngeliat pasti suka dengan Londoku itu.

Nih Dia Si Londo

Nih Dia Si Londo

Saat aku mengendarai Londo rasanya nikmat sekali, dengan jok yang empuk dan rem yang pakem serasa seperti naik motor Harley Davidson saja (*ngayal mode on*).

Lagi enek-enaknya mengendarai sepeda, seperti ada yang memanggil namaku…(biasa kalo ada barang antik yang nyetir juga antik, selalu jadi pusat perhatian massa). Setelah Aku lirik ternyata cewe‘ yang parasnya biasa saja,  Akupun kurang minat demikian juga mungkin si Londo remnya tidak pakem, sehingga sepeda ngeluyur saja tanpa henti.

Pas dipertigaan jalan yang  sepi, ada yang manggil Aku lagi dan spontan rem si Londo mendadak pakem hingga aku jatuh tersungkur mencium aspal jalanan.

Kira-kira apa teman blogger… Yang menyebabkan Aku jatuh tersungkur dan mencium aspal jalanan.

Yang bikin Aku terjatuh ada disini

Walopun temen ada yang njawab dan ada yang dibatin aja, tapi semua bener teman, aku melihat gadis itu entah siluman apa bukan aku aseli kaget bukan kepalang  :mrgreen: 




Nggak’ Taunya takut juga

10 03 2009

Walaupun kemarin  hari libur saya tetep masuk ke kantor karena ada yang harus saya selesaikan. Tanpa diduga dan disangka baru saja saya masuk dan duduk sebentar, ada orang yang masuk saja nyelonong tanpa permisi dan basa-basi langsung dia marah-marah lalu mengacak-acak kantorku.

Permasalahan apa yang menyebabkan orang yang nyelonong tadi marah saya tidak tahu. Dia langsung plotat-plotot seolah nantangin saya duel dan langsung mengacak-ngacak meja kerjaku. Karuan saja saya langsung pasang kuda-kuda dan pasang jurus silat mautku.

Karena orang yang tak diundang bawa pentungan, saya juga tak mau kalah. Saya buru-buru kebelakang ambil pentungan. Dibelakang saya ketemu Bejo Pesuruh kantor sekaligus penjaga malam.

Ada apa Pak..kok tegang dan panik gitu…?” Tanya Si Bejo.

Ada orang ngamuk Jo…, tuh di ruang kantor saya…” Jawabku

Udah tenang aja Pak, nanti saya beresin...” jawabnya

Mendengar jawaban si Bejo saya jadi lega, dan buru-buru Bejo nyamperin ke depan.

Suasana yang tadinya ribut tiba-tiba mendadak berhenti setelah Bejo nyamperin. Dalam hati saya berpikir wah..wah…Bejo Hebat juga.

Sayapun ke depan untuk memastikan keadaan…

Gimana Jo…orang yang tadi  ngamuk mana…?” tanyaku

Udah pergi Pak, begitu dia selesai ngamuk saya baru keluar...” jawab si Bejo.

Lha..trus yang kamu beresin apa Jo…?” Tanyaku..

Itu Pak, buku-buku yang berserekan, vas bunga yang jatuh, kertas-kertas udah saya bereskan dan sudah dimasukkan ke lemarinya Bapak…?” jawabnya tanpa bersalah.

Ohhh gitu maksudnya, kirain kamu berani duel….Bejo..Bejo...”

Dan sampai sekarangpun  saya  ngga’ tau kenapa tau-tau ada orang masuk terus mengamuk membabi buta tanpa sebab yang jelas.