Tulisan dari ‘Pengalaman Lucu’ Kategori

Mumpung Masih Bisa Mimpi

Ini mobil akan saya parkirkan di teras

Pagi ini selepas jam kantor, saya mau sempatkan ke dieler Toyota rencana saya pilih warna silver untuk Toyota Inova yang bakal saya parkirkan di teras rumah. Setelah transaksi selesai nanti saya sempatkan mampir ke dieler elektronik terdekat untuk beli LCD TV 42 Inchi, seperangkat home theaternya beserta DVDnya, lumayan kali kalo selepas dari kantor sambil makan siang putar film favorit saya serta duduk di sofa yang empuk.

Kebetulan di deket dieler electronic ada dieler peralatan listrik untuk rumah tangga, pilih-pilih mesin cuci yang super canggih dan bisa menampung banyak cucian biar si bibi gak terlalu repot. AC juga nanti akan saya boyong ke rumah dan kupasang di ruang tamu serta kamar-kamar yang ada di rumah. Seger kaya’nya nanti rumah setelah kupasang AC-ACnya. Bakal betah deh saat-saat loburan di rumah.

Rumah saya yang kini di gang akan kutinggal saja, soalnya sumpek dan tidak nyaman. Mungkin biar bisa kemana-kemana saya harus pindah rumah. Kebetulan barusan ada rekan saya yang nawarin rumah di real estate. lumayan juga sih harganya walau hanya 2 Milyard. Bagiku harga tak jadi masalah tapi yang penting kenyamanan. Begitupun untuk prospek menuju rumah idaman keluarga.

Setelah semuanya terpenuhi, mungkin harus mengembangkan sayap usaha. Kebetulan saya hobbi dengan fotographi dan seni musik. Target berikutnya adalah membangun studio foto yang unik dan bisa digunakan untuk foto-foto calon pengantin (pra wedding) atau foto penganten lengkap dengan dokumentasi videonya. Kemudaian hasilnya saya olah di studio rekaman saya yang nanti rencannya saya bangun di sebelah studio foto saya. Untuk nama Studio nanti akan menyusul setelah punya lahan yang strategis dan setelah punya uang banyak.

Begitupun untuk membeli mobil Toyota Inova, seperangkap home theater, peralatan rumah tangga yang serba elektronik, rumah real estate nanti akan saya beli setelah punya uang. Kalo sekarang sih saya punya tidak punya uang. hehehehe….

Maaf Lho ini hanya impian, mumpung sekarang mimpi tidak bayar (gratis lagi). Kata orang sih Mumpung masih bisa mimpi……..

Photobucket

Gigi emas mo dijual

Sepulang dari kantor, saya dan istri  mampir di toko emas ” Pari Jaya ” yang ada di kotaku untuk membelikan anting buat  Putriku yang paling cantik di rumah kecilku.

Sedari dulu Putri belum pernah saya pakaikan perhiasan, baik kalung maupun anting dari emas, karena saya khawatir hilang. Banyak tetangga yang bilang kalo anaknya cewe’ tidak dipakein perhiasan nanti gedenya jadi tomboy (katanya) Ada yang bilang lagi wong Bapak Ibunya Pegawai Kok anak cewenya tidak ada sedikitpun perhiasan untuknya kasian amat sih (ini juga katanya). Banyak tetangga yang menggunjing  negatip kepada saya dan keluarga. Sebenarnya saya sih acuh saja, tapi istriku tidak bisa acuh seperti saya.

Mumpung kemarin dapat rejeki lebih saya dan istri  berniat untuk membelikan perhiasan untuk Putriku.

Singkat cerita setelah saya dan istri masuk ke toko emas itu, istri saya langsung pilih-pilih anting maupun kalung untuk Putriku. Disaat  sedang memilih perhiasan, ada Ibu-ibu muda masuk ke toko emas itu dan langsung melihat-lihat ke sekeliling toko. Kemudian  karena gelagat yang kurang mengenakan Si Pelayan Toko tidak sungkan-sungkan menegur ke Ibu-ibu tersebut.

Maaf…. Ibu mau membeli emas…apa menjual..? ” Tanya Pelayan Toko

Mau menjual Mba…? ” Jawab Si Ibu

Mendengar jawaban Si Ibu, pelayan tokonya bingung mau jual emas kok ngga’ ada yang dipake baik gelang, kalung,  giwang ataupun lainnya.

Mana Bu barangnya…ada surat-suratnya ngga..?” Tanya Pelayan

Mendengar pertanyaan dari Pelayan Toko si Ibu langsung nyamperin dan langsung mangap di depannya sambil nunjuk-nunjuk ke arah gigi gerahamnya.

aa…aa….aa……aa…..aa…” begitu jawab si Ibu

Setelah mingkem kemudian Dia melanjutkan…

Ngga ada surat-suratnya Mba...” begitu dia melanjutkan

Yang mana Bu..saya belum begitu jelas…” Jawab Pelayan Toko

Kembali si Ibu mengap-mangap lagi untuk menunjukkan gigi emasnya.

Mendengar percakapan Pelayan Toko dan Ibu saya juga pengin ngeliat gigi emasnya si Ibu tadi.

Yang mana Bu…kok ngga’ kelihatan...?” Tanyaku

Si Ibu tadi kembali mangap lagi…

Istriku juga pengin lihat….

Kembali si Ibu mangap lagi…. (soalnya ibu tadi juga tau kalo giginya emas asli untuk meyakinkan pembeli)

Ohw…saya paham Bu, cabut dulu Bu di Tukang gigi soalnya disini ga’ ada tang tuk cabut gigi emasnya...” Jawab pelayan

Mendengar jawaban si  Pelayan Toko Si Ibu ngga protes dan langsung ngeluyur keluar tuk cari tukang gigi terdekat.

Percakapan Ibu dan pelayan toko membuat saya dan istri hanya tersenyum  (dalam hatiku berkata ada-ada saja..) dan melanjutkan transaksi untuk membeli antingnya si Putri. :P

Nih giginya...tapi ga' ada surat

Nih giginya...pake emas putih tapi ga' ada surat

Kalo Ibu-ibu tadi yang mo jual gigi emas membaca postingan ini, sekali lagi tuyi minta mangap Bu....eh salah ma'ap ya Bu....,Bukan bermaksud ngerjain Sampeyan... :mrgreen:

Jangan Mengikuti Temen Saya

Lihatlah betapa berat penderitaanya

Lihatlah betapa berat penderitaanya

Saya akan menceritakan kejadian temen saya yang pernah dialami beberapa bulan yang lalu. Temen saya itu pernah mengalami kecelakaan sepeda motor yang membuatnya dia stress (1/2 gila). Gimana tidak stress coba…itu karena kecelakaan tersebut telah merenggut kebahagiaan keluarganya. Dia sekarang kehilangan anak dan istrinya karena kecelakaan itu (meninggal dunia), dan hanya dia yang selamat setelah terjadi kecelakaan beberapa bulan yang lalu.

Dia kini hanya bisa merenung, diam seribu bahasa, mengangguk dan menggeleng saja setiap kali diberikan pertanyaan oleh orang lain.

Kemarin saya sempatkan menjenguk temen saya itu, yang sekarang berada di Rumah Sakit Jiwa (RSJ). Sudah lama tidak ketemu dan pengin tahu sudah sejauh mana sih perkembangannya setelah dirawat.

Setengah jam bertemu saya merasa miris, karena sudah tiga bulan dirawat di RSJ ternyata masih tidak menunjukkan kesembuhan yang berarti. Dia hanya bisa merenung, menggangguk dan menggeleng setiap saya tanya.

Padahal temen saya itu semasa kerjanya termasuk orang yang rajin dan berdedikasi tinggi. Saya sering bekerja sama dalam hal pekerjaan dan sering main bersama disaat-saat waktu luang atau liburan dengan keluarganya. Tapi melihat kondisi sekarang saya merasa kasihan dan kasihan.

Sebelum bercerita panjang, pembaca tahu nggak apa yang saya ceritakan…?

Dijawab dalam hati aja ya…?! Soalnya Kalo  mengangguk ataupun menggeleng nanti saya khawatir jangan-jangan tertular temen yang kuceritakan diatas…

Maaf temen semua bukan bermaksud untuk menyamakan dengan temen saya, tapi emang kalo ditanya jangan hanya mengangguk ataupun menggeleng saja...jadi kena Deh..Just kidding :mrgreen:

Namaku Tina

Berawal dari salah sambung di Hpku cerita ini dimulai. Hari minggu kemarin Saya menerima salah sambung dari entah siapa yang jelas saya tidak kenal dari siapa. Tapi yang pasti suara cewe’ yang merdu dan manja. Setalah saya angkat HPku kemudian terjadi dialog dengan misteriphone tersebut.

Misteri Phone : ” Haloo…bisa bicara dengan Randy…

Karena saya termasuk orang yang jujur dan tidak mudah bohong saya menjawab dengan begini…

Maaf mba’ anda salah nomor…ini bukan Randy tapi Dody…” kataku dengan sedikit gemetar karena asliku bukan Dody tapi Tuyi..

Diapun ngga’ sungkan-sungkan mengenalkan namanya

Saya Tina rumahku jl. mawar no 25 Tegal, samping Swalayan Indomaret”

Mendengar suara si misteriphone yang manja dan terkesan genit saya sudah berpikiran yang macam-macam. Dengan sedikit merayu saya ganti menggoda.

Boleh main ngga..?” Kataku

Boleh aja, rumah saya terbuka kok untuk yang mo main…” jawabnya

Semakin penasaran saya dibuatnya sama si Tina itu.

Percakapanpun  melebar sampai kemana-mana yang intinya dia mau kalo saya datang ke rumahnya.

Celingak-celinguk saya waktu ngomong di HP, takut juga kalo ketauan istri (hahaha…) *namaya juga lagi nyari ban serep* (kalo ada)

Singkat cerita Besoknya saya datengin rumahnya si Tina itu

Dengan penuh Percaya Diri serta rambut yang klimis dan dandanan yang rapih, Saya memberanikan diri main ke rumahnya.

Sesampainya di depan rumah, sesuai dengan alamat yang disebutkan. Saya menetuk pintu dengan lembut sambil berucap.

Assalamu’alaikum….” kataku

Wa’alaikum salam….”  (*wah..wah…ada yang njawab= red*)

Dibalik pintu udah ada cewe’ yang manis and cakep agak bule, dalam pikiranku Nih pasti si Tina yang kemarin yang nyasar  di HPku….

Nih pasti Tina kan..,yang kemarin telpon…” tanyaku dengan semangat 45nya.

Bukan Mas, Tinanya ada di dalam Saya ini Pembantunya, Silahkan Masuk Mas…?” jawabnya.

Makin penasaran Saya ini, dalam hati Saya berpikir (gimana majikannya Ya…, wong pembantunya aja cakepnya bukan main…)

Agak lama Saya nungguin Tina untuk keluar, sebenarnya kalo saja saya ngga’ ngebayangin si Tina (*yang manja dan seksi*)saya mungkin udah langsung kabur. Tapi wahh….pikiranku berdebar-debar dibuatnya. Oleh si Tina teman baruku yang suaranya seksi dan manja.

Ngga’ lama kemudian pembantu tadi kembali dengan menggendong seekor kucing.

Lho..mba’ Tinanya mana….?”

Ini Lho Tina kucing kesayanganku….

Dengan berlaga bego cewe’ tadi pura-pura nanya ke kucingnya…

Nih…Tina ada yang mo kenalan…?”

Siya’ut…saya dikerjain Nih… (* pikirku*)

Dengan gaya ngga’ PD lagi saya dan rambut udah berdiri mirip Scooby Doo akhirnya saya nyelonong keluar…

dan Pas di pintu keluar  Saya baru mengucapkan salam…sambil berkata..

Dadahhhh Tina….Saya salah alamat Ya…?”

Nih Dia Tina Lagi digendong
Nih Dia Tina Lagi digendong


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 37 pengikut lainnya.