Ini adalan posting pertamaku setelah hampir seminggu nggak posting lagi karena mudik lebaran dan liburan di rumah istriku di Blora. Saat Aku dan keluarga (Tuyi’s Family) mudik ke Blora beberapa waktu lalu, ada kejadian yang lucu dan sangat lucu untuk saya ceritakan selama perjalanan.

Kejadiannya begini, seperti biasanya Tuyi’s Family (terdiri dari Aku, istriku dan Dua Anakku yag Masih balita) selalu mudik ke kampung halaman (Blora) saat-saat Lebaran tiba. Dan seperti biasa pula, pulangnya mengunakan angkutan massal yang banyak dinaikki orang yaitu Kererta Api (Sepur). Karena tuyi termasuk kaum elite (ekonomi sulit), maka menggunakan kereta yang elit juga (alias kelas ekonomi non Bisnis). Pagi-pagi sekali sekitar jam 04.30 tuyi’s family sudah nyampai distasiun Tegal tuk ngantri tiket. Saat itu pula sudah stanbay kereta Tegal Arum jurusan Tegal-Pasar senen (Jakarta) di jalur 1 sedangkan jalur 2 Kereta Kali Gung jurusan Tegal-Poncol Semarang yang nantinya akan Aku naiki.

Selesai beli tiket seharga 16 ribu per unit orang Tuyi’s family bergegas dan langsung naik pesawat kereta yang ada di jalur 2 yaitu kereta Kali Gung jurusan Semarang. Nggak lama kemudian sekitar jam 05.00 kerera mulai berangkat, begitu juga yang kearah jakarta yaitu Tegal Arum juga berangkat.

Karena tuyi’s famiy anaknya masih kecil-kecil maka deretan bangku di depan tuyi diisi oleh orang lain yaitu seorang Ibu (kalo Aku taksir umurnya sekitar 50-an).Untuk menghilangkan kejenuhan dalam perjalanan Aku kerap bertanya pada si Ibu yang ada didepanku.

Sendiria aja Nih Bu…,mana anaknya, emangnya mau kemana Bu…” (tanyaku)

“Iya Nih …… Bapak udah nggak ada , Anak juga masih di Lampung (jawab si Ibu)
Kemudian Dia melanjutkanAku mau nengok cucu Dik yang ada di Kebayoran” (jawab si Ibu lagi).
Begitu denger Kebayoran Aku langsung bertanya lagi.
Lho Kok…Kebayoran Kan Jakarta Bu…Kok naiknya Kali Gung Bu…mustinya TEgal Arum Bu….” (Kataku).
Sontak Si Ibu langsung kaget dan langsung berteriak” kondektur kiri……kondektur kiri……(semua yang ada di gerbong langsung mengarahkan pandangannya ke Ibu yang tadi berteriak)
Karena mungkin saking gugupnya si Ibu tadai terus berteriak sambil berjalan ditiap gerbong “kondektur kiri….kondektur kiri….kondektur…kiri…”
Karena merasa dicuekin kemudian Dia Berujar dan berteriak “masiniss….kiri, masiniss…kiri, masinis…kiri”
Nggak lama kemudian ada petugas yang nyamperin
Udah lha Bu….nggak usah teriak-teriak nanti turun aja di Pemalang” (kata Petugas)
Di Pemalang Pak…? Aku Mau ke Jakarta Pak bukan Ke Pemalang…”(jawab Ibu)
Gini Bu Ibu itu salah naik kereta, harusnya kereta tegal Arum yang ke Jakarta Coba lihat aja tiketnya…,lagian kereta nggak bisa berhenti di tengah sawah Bu….” (kira-kira begitu Petugas Menjelaskan)
Mendengar penjelasa Petugas Si Ibu Nggak berteriak lagi, dan nggak lama sampailah di stasiun Pemalang Si Ibupun turun, walaupun banyak orang yang naik.
Kereta melaju kencang dan Akhirnya sampialan di stasiun Poncol sekitar 07.30, Kemudian Tuyi’s Family melanjutkan ke Blora dengan menumpang travel yang udah di booking lewat telpon sebelumnya. Travel udah nunngu di depan stasiun dan langsung berangkat ke Blora…….