cita2Postingan ini berawal dari sebuah acara reality show punya Trans TV yang berjudul “JIka  Aku Menjadi” setiap hari Sabtu jam 18.30 WIB dan minggu dengan jam yang sama. Kaya’nya kok asyik ya..bila ngikut acara itu. Tapi Kok dari episode pertama sampai episode sekarang banyak ngikut orang-orang yang kehidupannya susah, rupanya ngga’ adil jika hampir setiap episode banyakan orang yang susah melulu..

Kali ini tuyi mencoba berimajinasi/berangan-angan  jika salah satunya tuyi ikut di acara tersebut, dan acaranya diubah “Jika Tuyi Menjadi”.….Okelah kira kira semacam ini imajinasi Tuyi..

  1. Jika “Tuyi Menjadi Polisi”, Tuyi akan senantiasa melindungi masyarakat yang memerlukan pengamanan, memberikan pelayanan, tidak menilang kendaraan di tempat yang sepi, tidak mudah disogok dll, sebagaimana tugas seorang polisi yang Abdi Masyarakat Abdi Negara. Tidak seperti Polisi India yang sering kita lihat di Film India…Gimana dengan Polisi Indonesia Ya…?
  2. Jika “Tuyi Menjadi Dokter”, Tuyi akan senantiasa menolong orang yang sakit dan yang membutuhkan tuyi, memberikan pelayanan yang bagus, memberikan resep yang terjangkau, dan menggratiskan orang-orang yang Ga’ mampu, jangan seperti Dokter yang ada diberita mentang-mentang Dokter punya RS orang yang tidak mampu tidak bisa berobat (bahkan ada yang memposting orang susah dilarang sakit) punya siapa tuyi lupa. Apa itu dokter Indonesia juga Ya….?
  3. Jika “Tuyi Menjadi Hakim”, Tuyi akan senantisa bertindak adil, memberikan vonis yang tepat, tidak mudah disogok dan tidak akan kolusi dengan terdakwa. Jangan seperti yang ada sekarang maling ayam aja bisa masuk penjara…Lho kok maling berdasi yang sukanya nilep uang negara bebas berkeliaran….Inikah arti reformasi dimana yang kecil diinjak yang besar…? Gimana coba….
  4. Jika “Tuyi Menjadi Jaksa”, Tuyi akan senantiasa berpegang teguh pada kebenaran, yang salah tetep tuyi tuntut, sampai ke akar akarnya, tidak pandang bulu, tidak akan kolusi apalagi disogok, Jangan seperti Sekarang….Jaksa Agung aja bisa disogok, apalai yang kaga’ Agung..Ya…? Gimana Nih… (ngomong-ngomong disogok brapa Ya…? )
  5. Jika “Tuyi Menjadi Anggota Dewan”, Tuyi akan berpegang teguh pada amanat rakyat yang memilih Tuyi, mendahulukan yang hak dari yang pribadi, senantiasa mementingkan orang lain bukan hanya untuk golongan, bukan seperti sekarang udah dipilih rakyat malah menipu rakyat…? (Anggota Dewan Yang mana Ya…? ). Contohnya banyak Kan…?
  6. Jika “Tuyi Menjadi Tentara”, Tuyi senatiasa  ikut berperang menjaga kedaulatan NKRI dari Sabang sampai Merauke, Bukan Seperti sekarang Ngaku tentara, tapi Kok malah jadi Bandar NArkoba atau jadi Bekingan tempat Prostitusi Ya…? Ada tapi ngga’ semua kan…? Kalo semua bis kacau Nih….?
  7. Jika “Tuyi Menjadi Militan”, Tuyi senantiasa memerangi yang bathil yang ada disekitar tuyi, dengan cara yang Persuasif, ngga’ usah jauh-jauh ke Afganistan atau ke Iran
  8. Jika “Tuyi Menjadi Direktur Perusahaan”, Tuyi akan selalu mengutamakan kesejahteraan pegawainya, tidak hanya memeras tenaganya tapi tunjangan dan semacamnya harus diperhatikan, Nah lihat kalo sekarang demo buruh dimana-mana, yang didemokan hanya satu.”Upah/kesejahteraan”.
  9. Jika “Tuyi Menjadi Pedagang”, Tuyi senantiasa jujur, tidak nyolong timbangan, tidak akan memalsu barang dan mengambil untung dengan semestinya, Nah lihat kalo sekarang…banyak pedagang yang curang, barang jelek dibilnag bagus, barang kedaluwarsa masih dijual dll. Wah..wah…rusak deh kalo bagini.
  10. Jika “Tuyi Menjadi Orang Kaya”, Tuyi akan selalu menyisihkan dari kekayaan Tuyi sebesar 2,5 % tuk Tuyi sedekahkan pada yang tidak mampu lewat Basiz (Badan Amil Zakat). Jangan mentang-mentang orang kaya mau sedekah aja orang miskin musti ngantri, berbaris yang rapih, tapi  ujung-ujung rusuh, ada yang mati itulah potret orang kaya kita tujuannya mau beramal menjadikan orang celaka. Ada juga mentang-mentang kaya mengkoleksi istri, muda-muda lagi …Ikhh.. Amit-amit.

Itulah selelumit angan-angan Tuyi…..