mikrolet-ajaibTuyi dapat email dari temen di Jakarta, di email itu menuliskan bahwa akhir-akhir ini waspadalah karena banyak Angkot Setan yang berkeliaran di daerah DKI. Terutama di kawasan Kampung Melayu-Casablanka, Kampung Melayu-Kalibata, dan Rawamangun-Kampung Melayu. Jalur yang sering Tuyi lewati saat Tuyi di Jakarta 5 tahun silam.

Dalam tulisan itu juga mengingatkan “Hati-hati Mungkin Selanjutnya Giliran Anda”.

Ada cerita begini…

Kurang lebih pukul 10 malam, seorang wanita tengah baya ( nenek-nenek untuk lebih tepatnya ), berumur kurang lebih 60 tahun sedang menuju pulang setelah berbelanja buah-buahan di toko daerah  Rawamangun yang tidak jauh dari rumahnya.

Sudah kira-kira 20 menit si Nenek menunggu Angkot (Mikrolet) yang biasa dinaiki pulang tapi yang ditunggu tidak kunjung tiba. Memang biasanya Angkot tersebut sudah berhenti sekitar 21.30 WIB paling malem. Namun entah mengapa si Nenek merasa bahwa masih ada Angkot yang membawanya pulang. Setelah 35 menit menunggu ternyata benar Angkot yang ditunggu si Nenek muncul. Hal yang tidak biasa terjadi, setelah itu naiklah si Nenek ke dalam Angkot yang berisi 3 orang.

1 orang supir dan 2 orang perempuan lain yang keduanya adalah wanita cantik-cantik, berambut panjang dengan memakai pakaian pesta berwarna putih (broken white tepatnya). Si Nenek sempat berpikir dalam hati…” aneh sekali 2 orang wanita cantik berpakaian putih malam hari kok naik Angkot “.

Tapi si Nenek tidak mau meneruskan apa yang ada dipikiranya, walaupun bulu kuduknya sudah mulai berdiri. Terjadilah suasana yang dingin, hening tanpa suara dan kata-kata dalam Angkot tersebut.

Si Supirpun hanyamenyupir tanpa menengok dan tanpa suara sedikitpun. Cara menyupirpun cenderung kasar dan ugal-ugalan. Tak sabar si Nenek untuk tiba di daerah rumahnya. Sampai akhirnya Angkot tiba diaerah jembatan yang biasa nenek turun. Setelah menyiapakan selembar uang 10 ribuan (karena memeang hanya selembar uang 10 ribuan yanr dia punya), si Nenek memberhentikan Angkot tersebut. ” Bang kiri Bang….” Pinta si Nenek. Supirpun menghentikan dengan rem mendadak tanpa bersuara.

Lalu si Nenek turun dan menyerahkan selembar uang 10 ribu terakhirnya melalui jendela depan pintu depan Angkot. Sambil  menunggu kembalian ongkosnya.

Tapi ternyata……🙄

Si Supir langsung menginjak gas dan meninggalkan Nenek tersebut tanpa mengembalikan uang si Nenek.

Kemudian Nenek itu berteriak….” Dasarr Angkotttttttt setan  !!”